Background Story
Tahun ini, merek mobil listrik XPENG masuk ke Indonesia melalui kemitraan strategis dengan PT Sinar Eka Selaras (ERAL), Grup Erajaya tepatnya pada 28 Februari 2025 lalu. Merek mobil listrik asal China ini menghadirkan dua model, XPENG X9 dan G6. Mobil ini pun dirakit secara lokal di fasilitas milik PT Handal Indonesia Motor.
Hadirnya XPENG di Indonesia menjadi sumber pertumbuhan bisnis yang baru bagi ERAL.
Exhibit 1. Peresmian dan Perakitan XPENG di Indonesia
Source: Public Expose ERAL
Tapi kalian tahu ga sih, kalau XPENG ini ternyata perusahaannya listing di bursa efek Hong Kong dengan kode saham 9868 dan bursa efek New York (NYSE) dengan kode saham XPEV lho…
Deep Diving Into XPENG Products
Sumber utama pendapatan XPEV berasal dari penjualan mobil termasuk tujuh seri Smart EV XPENG (P7i, G9, G6, X9, P7+, G3, & P5) dan satu seri Smart EV MONA (MONA M03). Selain itu, pendapatan lainnya berasal dari layanan penelitian dan pengembangan teknis, layanan servis, dan layanan pengisian daya. Pendapatan dari penjualan mobil berkontribusi sebesar 92.4% dan pendapatan dari layanan menyumbang sebesar 7.6% pada Q2 2025.

Exhibit 2. Seri-seri Mobil EV XPENG
Source: XPENG website
Ringkasan laporan laba rugi XPEV sejak IPO:

Source: XPENG Q2 2025 Financial Reports
XPEV selalu membukukan pertumbuhan yang pesat dari sisi top line. Namun, masih belum membukukan laba sejak mereka IPO. Bahkan, kerugiannya membengkak dari 2020 hingga 2023.
Mengapa?
Analisis ini masih panjang. Daftarkan segera dirimu sebagai member Supercuan Saham Luar untuk detail pembahasan lebih lanjut di sini.
