XPENG Update : Weak Start of the Year Delivery or A Very Strong Last Year?

China ev automaker, Xpeng, mengalami penurunan penjualan mobil di January 2026, turun 34.07% YoY. Angka penjualan di 20,011 memang terlihat sangat drastis, tapi tidak jika kita bandingkan dengan angka penjualan bulan January 2024 di 8,250. So, kesimpulannya apakah Xpeng yang turun atau 2025 adalah tahun yang sangat solid bagi perusahaan?

Image 1: Xpeng monthly deliveries

Pasar domestik ev di China sendiri sedang mengalami kontraksi, di January 2026 sendiri, kumulatif dari total 50 ev maker membukukan penjualan ~900,000 unit, turun dari 1.56 juta unit di December 2025. Jadi ini bukan fenomena yang spesifik ke Xpeng. Karena ev penetration di China sudah sangatlah besar, dan tidak akan bertumbuh dengan pace yang sangat luar biasa seperti tahun-tahun sebelumnya dan akan bound to face slowdown.

Bagi banyak Chinese ev automaker fokus tahun ini akan banyak di overseas expansion. Kita bisa liat di image 2, bahwa overseas delivery untuk Xpeng mengalami kenaikan bagus di 2025, dari semula 2,010 unit di January 2025, menjadi 5,235 unit di December 2025. 

Image 2: Xpeng monthly exports

Untuk figur January 2026, kita belum tahu berapa persen dari total penjualan Xpeng yang ditujukan untuk pasar ekspor, karena tidak ada data resmi. Tapi bisa dipastikan untuk 2026, perusahaan menargetkan growth double dari 2025, dimana sepanjang tahun itu total 45,008 unit terjual untuk pasar ekspor. Kenapa kita berpikir bahwa ini cukup possible karena dari 2024 ke 2025 perusahaan juga membukukan 96% YoY growth untuk pasar ekspor.

 


 

Analisis ini masih panjang dan hanya bisa diakses di member page. Daftarkan segera dirimu sebagai member Supercuan Saham Luar untuk detail pembahasan lebih lanjut di sini.

Facebook
X
LinkedIn
Telegram