China Stocks: There’s No Other Best Time To Be In

Saham-saham china telah mengalami koreksi yang cukup parah dalam beberapa tahun terakhir. Ini bisa dikarenakan sentimen-sentimen negatif yang menghantam market nya selama beberapa tahun terakhir seperti:

  1. ANT Financial IPO Cancelled (2020) 

    • Penggagalan IPO terbesar di dunia ($37 billion) karena intervensi komunis China, dikarenakan ANT Financial dengan sistem P2Pnya beresiko menimbulkan krisis pada sistem finansial negara.

 

  1. Evergrande Property Disaster (2021)

    • Gagal bayar kontraktor yang merambat ke banyak developer lain juga, beribu-ribu apartemen  mangkrak, kontraktor tidak dibayar. Selain, konsumer yang propertinya berhasil dibangun, juga merasakan harga properti nya yang jatuh bahkan setelah bertahun-tahun mencicil ternyata sisa angsurannya masih lebih tinggi dari harga pasar apartemennya.

 

  1. Antitrust and monopoly fines for tech companies (2021-2023)

    • China tech giant mendapatkan fine dari komunis China karena praktik monopoli dan penyalahgunaan consumer data. Alibaba sendiri mendapat fine sebesar $2.75 billion. Salah satu denda terbesar sepanjang sejarah manusia. Ini sempat membuat laporan keuangan Alibaba menurun di 2021.

 

  1. Trump war on Tariff (2025)

    • Trump ingin mengembalikan manufacturing back to the states dan mengurangi defisit negara. Terjadinya pertikaian antara nilai tariff yang harus diberikan di setiap barang impor China yang masuk ke US ataupun barang US yang masuk ke China & ini membuat pasar global termasuk saham-saham China semakin volatile

Lalu, emiten saham China apa yang jadi koleksi di porto Supercuan saat ini? Kita spill selanjutnya di artikel lengkap ini di member page.

Langganan sekarang di supercuansahamluar.id untuk akses penuh ke portofolio dan analisis investasi dari tim Supercuan!

Facebook
X
LinkedIn
Telegram